Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau terdeteksi hingga DKI Jakarta. BPBD Jakarta meminta warga membasami abu sebelum dibersihkan untuk mencegah partikel terhirup. Abu vulkanik lebih halus dari debu biasa dan berisiko mengiritasi saluran pernapasan, mata, serta kulit. Warga dianjurkan menggunakan masker tipis, menutup pintu/jendela, serta mengaktivitaskan ventilasi rumah. Kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil harus menghindari aktivitas luar rumah. Makanan, air minum, dan tempat air juga perlu dilindungi dari abu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 10.50
Letusan Krakatau Sudah Berhenti, Pakar Geologi Beri Peringatan Baru
kumparan · 6 September 2026 pukul 11.46
Abu Vulkanik G. Anak Krakatau Mengandung Silika Seperti Serpihan Kaca yang Tajam
JawaPos · 6 September 2026 pukul 11.45
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 459 Penerbangan Terdampak Penutupan 3 Bandara Utama
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 11.44
8 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Terdampak Abu Anak Krakatau, Anies Sampai Bisa Tulis Pesan di Mobil Berdebu
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 09.48
Hindari Debu Anak Krakatau, Dinkes DKI Imbau Warga Pakai Masker KN95-N95
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 10.45
Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.44
Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terpa 3 Provinsi, Salah Satunya Jakarta
JawaPos · 6 September 2026 pukul 11.30