BPOM Siap Siaga Hadapi Ancaman Pandemi Masa Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan Indonesia harus membangun kesiapsiagaan menghadapi pandemi sebelum krisis terjadi, bukan memulai dari nol saat wabah menyerang. Kesiapsiagaan mencakup surveilans, identifikasi patogen, riset dan pengembangan vaksin, uji klinik, manufaktur, hingga evaluasi regulatif. Hal ini disampaikan dalam Table Top Exercise (TTX) “100 Days Mission in Indonesia Project” di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut hadir Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, perwakil WTO, CEO CEPI Richard Hatchett, dan pemangku kepentingan kesehatan lainnya. Taruna menekankan pelajaran dari COVID-19 bahwa setiap hari dalam situasi pandemi sangat krusial, sehingga persiapan harus dilakukan di masa tenang.
BPOM bersama pemangku kepentingan akan memperkuat sistem kesehatan nasional agar siap menghadapi ancaman pandemi masa depan secara cepat dan terkoordinasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.45
Bio-RV Bio Farma Kantongi Izin Edar BPOM untuk Vaksin Rotavirus Neonatal
Berita terkait
Bos BPOM Bercerita Soal Aman Pangan Untuk Negeri dan Pengakuan Dunia
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.54
Kasus Ebola Kongo Capai 5.514 dengan 2.642 Kematian, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.47
Cerita Nagita Slavina Cuan dari Saham Saat Covid-19
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.05
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Toraja Bertambah, Total Jadi 173 Siswa
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 23.02