Kasus Ebola Kongo Capai 5.514 dengan 2.642 Kematian, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo mencapai 5.514 kasus dengan 2.642 kematian berdasarkan data INSP (24 Agustus 2024). Dalam 24 jam terakhir, 55 kasus baru dan 23 kematian tercatat, meningkatkan khawatir penyebaran regional. Sepuluh negara Afrika timur, tengah, dan selatan memperketat pemeriksaan kesehatan di pintu perbatasan. Belum ada vaksin atau pengobatan resmi untuk Bundibugyo, virus jenis baru dalam wabah ini. Vaksin Ervebo disalurkan sebagai langkah perlindungan. Pemerintah dan organisasi kesehatan internasional melakukan mitigasi di zona merah untuk memutus rantai penularan. Enam pekerja Palang Merah cedera dalam upaya penanggulangan. AS mengalokasikan US$242 juta untuk membantu DRC.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.04
Wabah Ebola di Kongo Tembus 5.500 Kasus, Negara Tetangga Perketat Pengawasan
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 16.45
Studi Temukan Pola Darah Bisa Prediksi Respons Vaksin dengan Bantuan AI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 08.38
Video: Mandiri Farmasi dan Alkes, Kemenkes Pangkas 20% Impor Bahan Obat
Berita terkait
Wabah Mematikan Tembus 5.000 Kasus: Tak Terkendali-Belum Ada Obatnya
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 05.30
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo Meningkat Secara Eksponensial
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 05.00
Video: Langkah Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan 280 Juta Penduduk RI
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.50
Virus Mematikan Menggila! 2 Ribu Orang Tewas-100 Kasus dalam 24 Jam
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.30