BPS: Ekspor RI Naik 6,72%, Tembus US$26,61 M di Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia mencapai US$26,61 miliar pada Agustus 2026, mengalami kenaikan sebesar 6,72% secara tahunan. Kenaikan ini terutama didorong oleh ekspor nonmigas yang tumbuh 7,23% atau senilai US$25,62 miliar. Di sisi lain, ekspor minyak dan gas mencatatkan penurunan 5,10% secara tahunan dengan nilai US$990 juta. Komoditas nikel dan barang daripadanya (HS 75) menjadi kontributor terbesar dengan kenaikan 51,67% secara tahunan dan andil 1,84% terhadap total kenaikan ekspor. Selain itu, ekspor besi dan baja (HS 72) naik 20,38% dengan andil 1,79%, sementara alumunium dan barang daripadanya mengalami kenaikan signifikan sebesar 206,78% dengan andil 1,59%.
Bagikan
Berita terkait
RI Kalahkan China Soal Olahan Nikel, Ini Bukti Terbarunya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.20
Kinerja Satgas Hilirisasi Berhasil Bikin RI Menguasai 41% Industri Nikel Olahan Dunia
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.10
Mendag Targetkan Neraca Perdagangan RI Surplus Terus hingga Akhir 2026
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.34
Heboh Ekspor Nikel-Timah Disetop Gegara LTJ, Ini Keputusan Pemerintah
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.20