BPS: Neraca Dagang Kalsel Naik Menjadi Rp 18,11 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan mencatat surplus neraca perdagangan internasional mencapai Rp 18,11 triliun pada Juli 2026, meningkat 15,54 persen dari Rp 15,67 triliun pada Juni 2026. Kenaikan ini didorong oleh kenaikan nilai ekspor sebesar 3,50 persen dari Juni ke Juli 2026 serta penurunan tajam nilai impor. Nilai ekspor Kalsel pada Juli 2026 mencapai Rp 19,61 triliun, dengan kumulatif Januari-Juli 2026 mencapai Rp 118,26 triliun, tumbuh 17,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Batu bara menjadi komoditas ekspor utama dengan nilai Rp 16,49 triliun atau 82,89 persen dari total ekspor, meningkat 5,20 persen dari Juni 2026. Kelompok CPO dan turunannya menjadi komoditas kedua dengan nilai Rp 2,29 triliun, diikuti kayu Rp 334,48 juta dan karet Rp 256,99 juta. Lima kelompok komoditas utama memberikan kontribusi 97,25 persen terhadap total ekspor Kalsel pada Juli 2026.
Bagikan
Berita terkait
Batu Bara dan CPO Jadi Penyelemat Ekspor RI di Juli 2026
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.42
Sungai di Kaltim Surut Imbas El Nino, Pasokan Batu Bara RI Terganggu
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.51
Batu Bara Kalori Tinggi Makin Mahal, HBA September Jadi US$ 126,87/Ton
Detik.com · 2 September 2026 pukul 13.43
Neraca Perdagangan Jabar Periode Januari-Juli 2026 Surplus USD 16,63 Miliar
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.00