BRAINS Partai Demokrat Ajak Generasi Muda Berbagai Profesi Warnai Kebijakan Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat, dalam kolaborasi dengan International Republican Institute (IRI), mengadakan diskusi internasional di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, pada tanggal 5 Agustus. Diskusi tersebut menempatkan isu keterlibatan generasi muda dalam kebijakan publik sebagai agenda utama. Kepala BRAINS Ahmad Khoirul Umam menyatakan bahwa karakter politik generasi muda telah berubah secara signifikan. Menurutnya, generasi muda tidak anti-politik, melainkan anti terhadap politik yang tidak memberikan harapan. Oleh karena itu, partai politik perlu menyesuaikan pendekatannya agar lebih relevan dan menarik bagi generasi muda. BRAINS juga mendorong agar kelompok-kelompok muda berbasis profesi seperti petani muda, nelayan muda, atlet, pekerja kreatif, dan pelaku teknologi turun langsung dalam pembentukan kebijakan publik. Dengan demikian, diharapkan ruang publik tidak hanya diisi oleh pihak yang tidak memiliki komitmen terhadap demokrasi. Deputi BRAINS Jibriel Avissiena menekankan bahwa generasi digital membutuhkan pendekatan baru dalam literasi politik. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan politik tidak bisa hanya dilakukan melalui kampanye konvensional, tetapi harus dilakukan di ruang digital dengan menggunakan data, dialog, dan solusi nyata agar lebih efektif dan bermakna bagi generasi muda.
Bagikan
Berita terkait
The Kertanegara Dorong Penguatan Kapasitas Generasi Muda hingga Ketahanan Nasional
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.08
Waka Badan Penganggaran MPR Bicara Soal Generasi Muda-Estafet Perjuangan RI
Detik.com · 14 September 2026 pukul 10.27
Ibas: Kreativitas Bukanlah Sekadar Konten, tapi Kekuatan Ekonomi
Detik.com · 10 September 2026 pukul 17.27
Kemendagri Dorong Sistem Politik Inklusif bagi Generasi Muda
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.09