Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BRI Cetak Laba Bersih Rp31,2 Triliun di Semester I 2026, Melonjak 17,5%

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan laba bersih konsolidasinya pada kuartal II-2026 sebesar Rp31,2 triliun, naik 17,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh transformasi melalui agenda Repollution Reignite, yang menekankan perbaikan fundamental, efisiensi, dan pengelolaan risiko yang prudent. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa kombinasi pertumbuhan bisnis dan perbaikan fundamental menjadi kunci keberhasilan tersebut.

Efisiensi biaya pendanaan (cost of fund) turun signifikan dari 3% pada kuartal II-2025 ke 2,4% pada kuartal II-2026. Cost of Income Ratio (CIR) juga membaik dari 41,9% menjadi 39,2%. Kualitas aset meningkat dengan penurunan Non-Performing Loan (NPL) dari 3% ke 2,9%, dan penurunan Cost of Credit (CoC) dari 3,4% ke 3,1%.

Pada sisi profitabilitas, Return on Equity (ROE) melonjak dari 16,6% ke 18,8%, sementara Return on Assets (ROA) tetap kuat di 2,7%. Hery menekankan kombinasi funding yang lebih efisien, margin yang kuat, dan kualitas aset yang membaik sebagai pendorong utama peningkatan profitabilitas BRI. Meski optimis, BRI tetap menjaga prinsip prudential banking dan kehati-hatian dalam pertumbuhan ke depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait