BRICS Selangkah Lagi 'Buang Dolar', Buat Mata Uang Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Negara-negara BRICS sedang mengkaji mekanisme pembayaran lintas negara untuk mempercepat perdagangan antaranggota dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Fokus utama inisiatif ini adalah meningkatkan efisiensi transaksi bilateral serta menekan biaya melalui penggunaan mata uang lokal, koneksi sistem pembayaran cepat, dan mata uang digital bank sentral (CBDC).
India lebih mendorong penggunaan mata uang nasional, seperti rupee, dibandingkan pembentukan mata uang tunggal BRICS. Saat ini, anggota BRICS telah memiliki infrastruktur pembayaran masing-masing, seperti UPI dan RuPay di India, CIPS di China, SPFS dan Mir di Rusia, serta Pix di Brasil. Selain itu, BRICS Pay juga sedang mengeksplorasi penghubungan kanal pembayaran antarnegara anggota untuk melengkapi sistem global yang ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 10 September 2026 pukul 06.45
Rupiah Berpotensi Menguat ke Rp 17.480 per Dolar AS, Ditopang Data Ekonomi Domestik
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 17.50
Rupiah Terbang Tinggi, Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.24
Rupiah Menanjak ke Level Rp17.632 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 09.29
Rupiah Dibuka Melemah Rp17.645 per dolar AS Pagi Ini
Berita terkait
BRICS Kian Tinggalkan Dolar AS, 65% Transaksi Gunakan Mata Uang Lokal
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 21.00
Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.640 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.03
Kabar Baik dari Rupiah, Alhamdulillah Moncer
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.56
Rupiah Perkasa ke Rp17.679 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.24