Budidaya Sorgum Sebagai Alternatif Beras dan Optimalisasi Lahan Marginal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Bantul, DIY, menggencarkan budidaya sorgum sebagai alternatif beras untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Sorgum dianggap potensial karena mampu memenuhi kebutuhan karbohidrat pengganti nasi, serta batang dan daunnya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak.
Budidaya sorgum sebelumnya pernah dilakukan pada periode 2013-2015 dengan produktivitas mencapai 6-7 ton per hektare di lahan seluas 100 hektare di Kalurahan Poncosari, namun terhenti karena kendala pemasaran dan harga jual rendah. Kini, pemerintah memulai kembali inisiatif ini di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, dengan melibatkan kelompok tani setempat dan Pondok Pesantren Al Mahali Watu Ageng.
Penanaman awal dimulai pada Juli 2026 di lahan berstatus Sultan Ground, dengan fokus memanfaatkan lahan marginal yang selama ini kurang produktif. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan lahan dan menyediakan sumber pangan lokal yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.08
Video: Ini Cara Pupuk Hayati Bantu Petani Genjot Produksi Padi -Jagung
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 10.13
IPB University Bawa Mobil Klinik Tanaman ke Sentra Padi
Berita terkait
Pemprov Jateng Sokong Pangan Nasional, Ini Capaiannya di HUT Ke-81
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.57
Amran Sanggupi Target Prabowo Swasembada Bawang Putih 3 Tahun
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.05
DPRD Jateng Dorong Revolusi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.16
156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Terancam Kesulitan Air untuk Musim Tanam Ketiga
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.40