Video: Ini Cara Pupuk Hayati Bantu Petani Genjot Produksi Padi -Jagung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketersediaan pupuk menjadi komponen penting bagi petani untuk meningkatkan produksi pangan guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan mencapai swasembada. Degradasi lahan merupakan tantangan utama yang mengurangi kesuburan tanah, sehingga penggunaan pupuk organik sangat dibutuhkan untuk memulihkannya. Hal ini diungkapkan oleh CEO PT Pramudita Darya Parma, Freddy Wijaya, dalam diskusi di program Squawk Box CNBC Indonesia.
PT Pramudita Darya Parma sebagai produsen pupuk organik berbasis kearifan lokal dan penelitian bioteknologi berupaya mengurangi penggunaan pupuk kimia sekitar 10% secara bertahap. Pupuk hayati yang mengandung mikroorganisme membantu memperbaiki kesuburan dan struktur tanah, sekaligus melindungi tanaman dari serangan hama. Strategi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi padi dan jagung.
Dalam dialog tersebut, Freddy Wijaya menjelaskan kontribusi pupuk hayati dalam mewujudkan swasembada pangan melalui perbaikan kondisi tanah dan efisiensi penggunaan pupuk, sesuai dengan data dari wawancara pada 3 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 20.00
Budidaya Sorgum Sebagai Alternatif Beras dan Optimalisasi Lahan Marginal
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 10.13
IPB University Bawa Mobil Klinik Tanaman ke Sentra Padi
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 01.23
Pupuk Hayati Dinosaurus Hadirkan Terobosan Pembenah Tanah Berbasis Bioteknologi
Berita terkait
Video: Gak Cuma Untuk Padi, Pupuk Hayati Bantu Produksi Sawit Naik 30%
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.01
Hari Tani, Harga Pupuk Subsidi Makin Terjangkau
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 03.11
Panen Raya Jagung 4 Daerah Melimpah di Tengah Fenomena El Nino
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 11.43
Bukan Cuma Produksi, Kemenko Pangan Ungkap 4 Kunci Ketahanan Pangan
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 18.06