Bukan Kain Biasa, Ini Kisah di Balik Bendera Pusaka Merah Putih Buatan Fatmawati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bendera Pusaka Merah Putih yang dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, dijahit langsung oleh Ibu Negara Fatmawati. Di balik bendera bersejarah tersebut tersimpan kisah menarik tentang asal-usul kain yang digunakan.
Berdasarkan buku Catatan Kecil Bersama Bung Karno Volume 1 (1978), Fatmawati menceritakan bahwa sekitar Oktober 1944, saat usia kandungannya memasuki sembilan bulan menjelang kelahiran Guntur Soekarnoputra pada 3 November 1944, seorang perwira Jepang datang membawa dua blok kain. Satu berwarna merah dan satu lagi berwarna putih. Kain inilah yang kemudian dijahit menjadi Bendera Pusaka, yang menjadi salah satu simbol paling bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.03
Sosok Berkerudung di Foto Proklamasi, Siapa Dia?
Berita terkait
Doa Menag di Hari Kesaktian Pancasila: Hindarkan Perpecahan yang Kuras Energi
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 09.08
Sandiaga Uno Sebut Jenazah Guruh Dikafani dengan Kain Favorit Fatmawati
JawaPos · 26 September 2026 pukul 21.00
Kenangan Fatmawati Lahirkan Guruh, Berkalung Tali Pusat dan Sempat Dinamai Taufan
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 18.09
Guruh Soekarnoputra Dikafani dengan Kain Favorit Fatmawati
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 16.50