Bukan Telur, ini Penyebab Bisul yang Perlu Diketahui
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bisul bukan disebabkan oleh konsumsi telur, melainkan infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada folikel rambut. Bakteri masuk melalui luka kecil di kulit, memicu respons tubuh berupa benjolan merah bernanah yang terasa nyeri. Risiko meningkat bagi penderita diabetes, pemilik sistem imun lemah, atau mereka yang memiliki kondisi kulit seperti eksim dan jerawat.
Penanganan mandiri dapat dilakukan dengan kompres hangat 10–15 menit beberapa kali sehari untuk membantu nanah keluar alami. Sangat dilarang memencet atau menusuk bisul karena dapat menyebarkan infeksi. Pemeriksaan medis diperlukan jika bisul disertai demam, muncul di wajah, terasa sangat sakit, atau tidak sembuh dalam dua minggu.
Bagikan
Berita terkait
Jangan Biarkan Baju Basah Kering di Badan Usai Olahraga, Ini Bahayanya
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 20.22
15 Dampak Negatif Kurang Tidur bagi Kesehatan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 23.00
Pemkab Kulon Progo Ingin Bangun Rumah Sakit di Wilayah Utara
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 23.55
13 Dampak Negatif Sering Bagadang
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 23.30