Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Minta Maaf Usai Kena OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditahan KPK usai operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan Sekretaris Daerah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Anom meminta maaf singkat saat digelandang ke Rutan KPK pada Kamis (30/7), namun membantah tuduhan jual beli jabatan. Ia bersama tiga tersangka lain — Setya Budi Dias Oktavianto, Lilik Budi Suprianto, dan Mohamad Haris — ditahan selama 20 hari di Rutan cabang Gedung Merah Putih dan Rutan C1.
OTT dilakukan KPK di tiga lokasi: Pemalang, Purworejo, dan Jakarta, dengan total 21 orang ditangkap. Sebanyak 12 orang dibawa ke kantor KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk istri Anom, Noor Faizah Maenofie, yang berstatus terperiksa. KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp2 miliar serta melakukan penyegelan terhadap beberapa tempat, termasuk ruang kerja bupati. KPK rencananya menggelar konferensi pers untuk menjelaskan kronologi dan konstruksi perkara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 12.45
KPK: OTT Bupati Pemalang terkait korupsi proyek dan jual beli jabatan
Berita terkait
KPK Total Tangkap 21 Orang dalam OTT Bupati Pemalang
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 12.26
KPK Juga Sita Dolar AS dan Singapura Saat Geledah Kanwil BPN Jatim
Detik.com · 27 September 2026 pukul 11.42
Suami Dicopot dari Jabatan Menkeu, Istri Pilih Jualan Nasi Bungkus
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 11.15
Nyolong Minyak Goreng, Kepala Dapur SPPG di Surabaya Raup RP1,2 Juta
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.42