Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cara Diam-diam Jenderal Top AS untuk Setop Perang Iran

Presiden AS Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa perang melawan Iran akan segera berakhir, menilai Teheran tidak akan mampu bertahan lebih lama jika konflik berlanjut. Trump menyampaikan pernyataannya di Ruang Oval Gedung Putih setelah sebelumnya menyatakan lebih memilih mencapai kesepakatan dengan Iran daripada mengambil tindakan militer. Meskipun tetap mempertahankan opsi militer sebagai cadangan jika diplomasi gagal, Trump mengklaim pemerintahannya sedang melakukan "pembicaraan yang sangat baik" dengan Iran dalam perundingan minggu ini. Ia juga mengisyaratkan kesepakatan dapat dicapai untuk pembukaan kembali Selat Hormuz, yang diklaimnya terlibat dalam perundingan tersebut. Di balik pernyataan publik, Jenderal tertinggi AS, Jenderal Dan Caine sebagai Ketua Kepala Staff Gabungan, diam-diam sedang mencari cara untuk mengakhiri perang dengan Iran. Menurut laporan CNN mengutip tiga sumber, Caine telah menjelaskan kepada para penasihat Trump bahwa AS perlu menemukan jalan keluar dari konflik karena opsi militer yang ada berisiko meningkatkan konflik dan dapat menjadi bumerang. Caine telah mendiskusikan kekhawatiran ini dengan Direktur CIA John Ratcliffe, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Wakil Presiden JD Vance. Diskusi Caine bertujuan memastikan koordinasi antarlembaga sebelum pertemuan dengan Trump, khususnya untuk menjelaskan keterbatasan dan bahaya dari opsi militer, termasuk yang tidak melibatkan pengerahan pasukan darat. Sumber melaporkan bahwa Caine berpendapat tidak ada solusi militer yang mudah untuk mengakhiri perang dengan Iran. Ini bertentangan dengan pendekatan Trump yang konsisten menentang pengerahan pasukan darat dan meyakini bahwa pengeboman udara dapat memaksa Iran ke meja perundingan. Seorang pejabat Gedung Putih memuji kontribusi Caine, menyebutnya aset luar biasi bagi tim keamanan nasional Trump.", "tags": ["perang iran", "donald trump", "jenderal dan caine", "diplomasi", "selat hormuz"]}</arg_value></tool_call>

Berita terkait