Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cara Menggunakan Menstrual Cup agar tidak Sakit dan Tetap Nyaman

Menstrual cup semakin populer sebagai alternatif pembalap dan tampon, namun pengguna baru sering merasakan ketidaknyamanan atau nyeri saat memasang dan melepasnya. Menurut Cleveland Clinic, sebagian besar pengguna butuh sekitar tiga siklus menstruasi untuk terbiasa dengan teknik pemasangan dan pelepasan. Nyeri saat memasukkan menstrual cup seharusnya tidak diabaikan; jika terasa sakit, penggunaan sebaiknya dihentikan dan dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan. Untuk mengurangi ketidaknyamanan, sebelum memasang, cuci tangan terlebih dahulu, kemudian basahi tepi cup dengan air atau sedikit pelumas berbahan dasar air. Lipat cup hingga lebih kecil, masukkan perlahan, lalu putar agar terbuka dengan benar. Posisi tubuh juga penting—jongkok, duduk dengan lutut terbuka, atau angkat satu kaki dapat membantu. Tubuh yang rileks menurut Planned Parenthood membuat proses lebih nyaman. Jika cup terasa mengganjal, keluarkan dan coba kembali dengan posisi yang berbeda.

Kesalahan juga sering terjadi saat melepas menstrual cup. Jangan langsung menarik batangnya karena hal tersebut dapat mempertahankan daya isap dan menyebabkan rasa sakit. Tekan atau jepit bagian dasar cup terlebih dahulu untuk memutuskan vakum, baru kemudian tarik perlahan. Menurut Mayo Clinic, menstrual cup tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran sesuai kebutuhan tiap individu. Cup mampu menampung lebih banyak cairan dibanding tampon dan dapat digunakan hingga 12 jam sebelum dikosongkan. Rasa asing pada penggunaan pertama memang wajar karena sedang belajar tekniknya, namun nyeri tidak boleh ditoleransi. Jika kendala berlanjut, konsultasikan dengan tenaga kesehatan karena faktor anatomi juga bisa memengaruhi kecocokan cup.

Dengan memahami teknik yang benar—dari cara melipat, pelumasan, posisi tubuh, hingga cara melepas—pengguna dapat mengurangi risiko ketidaknyamanan. Jika rasa sakit tetap muncul meskipun sudah mencoba berbagai teknik, sebaiknya hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk menentukan penyebabnya.

Berita terkait