Ruas Perempuan: 27 Agustus Jangan Jadi Gerakan Destruktif untuk Bangsa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Imayati Kalean dari Ruasperempuan.idn menyampaikan bahwa 27 Agustus 2026 seharusnya menjadi momentum merayakan 81 tahun kemerdekaan Indonesia, bukan gerakan destruktif. Meskipun Indonesia masih memiliki kritik dan perbaikan, pencapaian selama delapan dekade perlu dihargai. Kritik penting dalam demokrasi, namun harus menjadi energi perubahan konstruktif, tidak menimbulkan kerusakan atau memperbesar konflik sosial. Ia juga menekankan peran perempuan dalam pembangunan nasional, terutama di era digital, sebagai aktor yang kritis, verifikatif, dan kontributor solusi. Perempuan tidak boleh hanya penonton, melainkan pemakai keputusan, pencipta ide, serta penjaga integritas informasi publik.
Bagikan
Berita terkait
PB PII Serukan Persatuan, Tolak Aksi Provokasi
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 09.24
Perempuan Perlu Diberi Ruang untuk Ambil Peran Strategis di Berbagai Bidang, Termasuk Ekonomi
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.25
Refleksi HUT Ke-81 RI, Arief Hidayat Singgung Pembangunan Semakin Jauh dari Cita-cita Kemerdekaan
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 01.18
Demokrasi Memberi Ruang Kritik, Pemerintah Prabowo Memilih Dialog, Kinerja, dan Stabilitas Nasional
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 13.44