CCTV Dirusak Saat Demo, Gubernur DKI Minta Pelaku Diburu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334438/original/073540900_1787843367-IMG_4157.jpg)
Sejumlah orang diduga merusak kamera pengawas (CCTV) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat aksi demonstrasi pada Kamis, 27 Agustus 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pihak yang terlibat diusut tuntas. "Untuk perusakan CCTV tentu saya akan meminta kepada Kepala Dinas Diskominfotik untuk mempelajari siapa yang melakukan itu dan tujuannya apa," kata Pramono kepada wartawan, Jumat (28/8/2026). Pemprov DKI juga akan mengambil tindakan lebih lanjut jika pelaku dapat terdeteksi. Pramono menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi demonstrasi, namun tidak menoleransi pengerusakan fasilitas umum seperti CCTV. Pemprov juga telah berkoordinasi dengan institusi terkait dan mengerahkan petugas PPSU untuk membersihkan lokasi aksi. Akibat demonstrasi, sejumlah rute Transjakarta juga dihentikan sementara, namun layanan kembali normal pada hari berikutnya dengan penyesuaian pada rute non-BRT.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 14.39
CCTV Pemprov DKI Dirusak Massa, Pramono Minta Pelaku Ditelusuri
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 08.43
Pemprov DKI Buka Akses 50 Titik CCTV Real-Time, Warga Bisa Pantau
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.39
Daftar Gerbang Tol Ditutup Imbas Aksi Demo
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.57
TransJ Rute Koridor 9 Dialihkan Imbas Penutupan Jalan Depan Gedung DPR
Berita terkait
Mulai 2027, Pramono Anung Alihkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.33
Sejumlah CCTV Dirusak Massa Demo, Pemprov Jakarta Tempuh Jalur Hukum
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 22.09
21 Rute Transjakarta Terdampak Imbas Demo 27 Agustus di DPR dan Tanah Abang
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.54
Imbas Demo, 13 Rute Transjakarta Setop Operasi
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.38