CCTV Pemprov DKI Dirusak Massa, Pramono Minta Pelaku Ditelusuri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pelaku perusakan kamera CCTV milik Pemprov DKI saat aksi penyampaian aspirasi di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8) malam ditelusuri. Pramono menegaskan perusakan fasilitas publik tidak dibenarkan meskipun demo merupakan hak masyarakat negara demokrasi yang harus dilakukan sesuai prosedur. Kepala Diskominfotik Marulina Dewi menyatakan CCTV merupakan fasilitas publik untuk mencegah kriminalitas dan memantau pelayanan, serta akan dilaporkan ke aparat penegak hukum. Petugas Pemprov DKI langsung membersihkan lokasi terdampak setelah aksi berakhir sekitar pukul 01.00-01.30 WIB, memulihkan kondisi jalan hingga pagi Jumat (28/8).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.31
CCTV Dirusak Saat Demo, Gubernur DKI Minta Pelaku Diburu
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 08.04
Pemprov DKI Sesalkan Perusakan CCTV di Pejompongan
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.13
Pramono Pastikan CCTV Bisa Diakses Pantau Demo 27 Agustus
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 14.42
Prabowo ke NTT, Peresmian LRT Velodrome-Manggarai Ditunda
Berita terkait
Pramono Luruskan soal Wacana Tarif Parkir Jakarta Naik hingga Rp60.000
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.57
Pram soal Usulan Tarif Parkir Mobil Naik Rp 60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.08
Pramono Sebut Hampir Separuh Warga Jakarta Kesulitan Huni Rumah Layak
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 15.44
Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.10