CCTV Pemantau Anak Krakatau Rusak Usai Kena Lontaran Material Erupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan mengalami erupsi sejak Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB hingga pagi. CCTV pengawasan di lapangan rusak akibat terkena lontaran material erupsi. Erupsi disertai dentuman, suara gemuruh, dan fenomena lava fountain. Kondisi cuaca berawan dengan angin lemah ke arah barat laut. Satu kejadian kegempaan dengan amplitudo 70 mm dan durasi 21.600 detik. PVMBG menyatakan pertumbuhan tubuh gunung yang baru saja terbentuk tidak berpotensi mengalami keruntuhan yang dapat memicu tsunami. Gunung berada pada Level III (Siaga), rekomendasi masyarakat tidak mendekati radius 3 km dari kawah aktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 09.58
Anak Krakatau Erupsi, BNPB Minta Warga Banten-Lampung Tak Panik Isu Tsunami
Detik.com · 5 September 2026 pukul 11.41
Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung, Kok Bisa?
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 09.52
Dentuman dan Getaran di Lampung hingga Jabar Diduga Terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 5 September 2026 pukul 09.45
CCTV Pemantau Anak Krakatau Rusak Usai Kena Lontaran Material Erupsi
Berita terkait
PVMBG: Tubuh Gunung Anak Krakatau Pasca 2018 Belum Bisa Picu Tsunami
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.46
Warga Diminta Waspada Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Dentuman
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.30
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.45
Dentuman Bandung Dikaitkan Anak Krakatau, Ahli ITB Buka Suara
Detik.com · 5 September 2026 pukul 09.30