Cegah Karhutla, Prabowo Bentuk Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keputusan ini diambil setelah rapat dengan menteri dan pakar di Istana Negara pada Kamis (24/9). Menurut Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, BPGMN akan berada di bawah koordinasi langsung Presiden dan dikelola oleh ilmuwan serta profesional. Badan ini akan mendapatkan anggaran khusus untuk pencegahan karhutla, terutama di enam provinsi berbasis gambut: Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Tujuannya adalah mengurangi risiko kebakaran hutan melalui pengelolaan gambut dan mangrove yang lebih efisien. Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pendekatan pencegahan presisi berbasis desa, dengan melibatkan masyarakat lokal di wilayah rawan karhutla. Hal ini bertujuan untuk memastikan partisipasi komunitas dalam upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 25 September 2026 pukul 19.04
Pimpinan Komisi IV soal Prabowo Bentuk BPGMN: Harus Cegah Kebakaran Berulang
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.51
Tok! Prabowo Bentuk Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
kumparan · 25 September 2026 pukul 15.01
Komisi IV DPR Dukung BPGMN Bentukan Prabowo untuk Cegah Karhutla
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 14.20
Seskab Teddy Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove RI
Berita terkait
Prabowo Bentuk Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove untuk Cegah Karhutla
kumparan · 25 September 2026 pukul 07.30
Menhut Jelaskan Beda BPGMN dengan BRGM yang Pernah Dibubarkan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.48
Ini Alasan Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 20.12
Prabowo Bentuk BPGMN, 6 Provinsi Jadi Prioritas Pencegahan Karhutla
kumparan · 24 September 2026 pukul 20.00