Cegah Remaja Depresi hingga Kecanduan Miras, Unair Gagas Siswa Jadi Konselor Sebaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program konselor sebaya diluncurkan di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melalui kolaborasi Tim 4 Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga dan Fakultas Psikologi Unair. Inisiatif ini bertujuan mencegah masalah kesehatan mental remaja seperti depresi, paparan pornografi, pergaulan bebas, hingga kecanduan miras, yang diperparah terbatasnya pendampingan keluarga di wilayah transmigrasi.
Sebanyak 30 siswa dari tiga sekolah—SMAN 1 Prafi, MAN Manokwari, dan SMPN 8 Prafi—dilatih pada 17 September 2026 sebagai peer counselor. Materi pelatihan mencakup perkembangan psikologis remaja, regulasi emosi, berpikir kritis, dan keterampuan mendengarkan secara empatik. Para siswa juga belajar mengenali kapan kasus harus dialihkan ke guru Bimbingan dan Konseling atau tenaga profesional.
Pelatihan bertajuk Training of Trainer (ToT) didasarkan pada temuan FGD yang menunjukkan remaja lebih nyaman berbagi masalah dengan teman sebaya dibandingkan guru atau orang tua. Program ini akan dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan kepada para peer counselor dan sekolah terlibat.
Bagikan
Berita terkait
Problem Kesehatan Mental Masih Besar di Papua Barat, Konselor Sebaya Digiatkan
JawaPos · 21 September 2026 pukul 14.45
Kemenkes Ungkap 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di Indonesia Alami Depresi
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 07.30
Ikhtiar Pemkot Memagari Remaja dari Pergaulan Bebas dan Krisis Mental
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.53
Polling: Apa yang Kamu Lakukan untuk Mengusir Kesepian?
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.35