Cekcok Maut Juru Parkir Vs Polisi di Palu, Aipda AA Tembakkan 7 Peluru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang juru parkir minimarket di Palu, Dedi, tewas ditembak oleh Aipda AA anggota Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tengah setelah cekcok masalah parkir pada Kamis malam (27/8). Kejadian dimulai saat Aipda AA berbelanja di minimarket dekat warung makan Gorontalo, lalu bertemu dengan Dedi saat akan meninggalkan kendaraannya. Dedi menyerang dengan parang, menyebabkan Aipda AA mengalami luka tangan dan jari putus. Dalam keadaan terdesak, Aipda AA melepaskan tembakan peringatan dan kemudian menembak Dedi sebanyak tujuh hingga delapan peluru. Selain Dedi, satu warga bernama MA juga terluka akibat peluru nyasar saat mengintip dari jendela tempat jahit sepatu. Ketiganya dibawa ke rumah sakit berbeda, namun Dedi meninggal setelah dirujuk ke RSUD Anutapura Palu. Aipda AA sendiri dirawat di RS Bhayangkara Palu. Kasat Reskrim Polresta Palu memastikan jumlah peluru yang keluar dari senjata Aipda AA sekitar tujuh hingga delapan butir, namun belum dapat memastikan jumlah luka yang dialami korban hingga meninggal. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini dan akan memproses Aipda AA jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur penggunaan senjata api.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 14.35
Motif Aan Kurniawan Bunuh Satu Keluarga di Palu: Sakit Hati Dibilang Pemalas
Berita terkait
Berkelahi dengan Anggota Propam Polda Sulteng, Jukir Tewas Ditembak
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.44
Insiden Jalan Raya, Direskrimum Polda Sumbar Diduga Aniaya Pengendara
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 17.06
Istri Cerita Detik-detik Pembunuhan Sadis Tewaskan Suami-Anak 2 Tahun di Palu
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.28
Insiden Peluru Nyasar di Tombolotutu, Polresta Palu Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 22.54