CEO Liga Primer Inggris Kritik FIFA: Rencana Penjualan Hak Piala Dunia adalah Tombol Bunuh Diri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Premier League Richard Masters mengkritik keras Presiden FIFA Gianni Infantino soal rencana penjualan hak komersial Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise (FFE). Rencana menjual 21% saham ke investor swasta dibatalkan setelah penolakan UEFA dan konfederasi lain, namun Masters menilai kerusakan reputasi sudah terjadi. Ia menyebut langkah itu "menekan tombol bunuh diri" dan mendukung FA menarik dukungan untuk Infantino, serta menyerukan kandidat pemersatu dengan agenda reformasi menjelang pemilihan presiden FIFA Maret mendatang.
Masters juga mempertanyakan transparansi FIFA soal penangguhan hukuman kartu merah Folarin Balogun usai intervensi politik, menuntut proses peninjauan bebas campur tangan seperti di Premier League. Menjelang musim baru, Masters menyebut Premier League memasuki era "pergantian penjaga" dengan sembilan manajer baru. Soal kepatuhan finansial, ia membedakan kasus Chelsea (historis, kerja sama penuh pemilik baru) dengan pengurangan poin Everton dan Nottingham Forest.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.19
10 Kisah Pengkhianatan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Inggris
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.51
3 Gelandang Paling Tangguhdalam Sepak Bola Versi Legenda Manchester United
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.51
3 Gelandang Paling Tangguhdalam Sepak Bola Versi Legenda Manchester United
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 02.33
Messi Sedang Berduka, Suporter Nashville Malah Ejek La Pulga dan Infantino
Berita terkait
Kursi Presiden FIFA Goyang, Donald Trump Turun Tangan Bela Gianni Infantino
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.36
UEFA Kehilangan Kepercayaan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 09.48
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 16.06
Luis Figo desak Presiden FIFA Gianni Infantino mundur
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 04.30