Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

UEFA Kehilangan Kepercayaan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino

Hubungan antara FIFA dan UEFA semakin tegang meski FIFA menarik rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta. UEFA menyatakan bahwa langkah tersebut belum menyelesaikan persoalan utama dan masih mempertahankan ancaman boikot terhadap ajang yang dikelola FIFA. UEFA menuntut pembatalan penuh proposal penjualan hak kompetisi serta jaminan agar kebijakan serupa tidak akan dilakukan lagi di masa depan.

Permasalahan ini berawal dari proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise, sebuah perusahaan yang diperkirakan akan mengelola penjualan sekitar 20 persen hak komersial Piala Dunia dengan nilai transaksi mencapai 20 miliar dolar AS. Rencana ini mendapat penolakan kuat dari sejumlah federasi, terutama di Eropa, yang khawatir skema tersebut akan mengubah sepak bola menjadi aset investasi semata dan disusun tanpa konsultasi yang memadai.

UEFA juga menyampaikan keraguan terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino, yang dianggap menginisiasi proses penyusunan proposal tanpa transparansi yang cukup terhadap para pemangku kepentawaan. Akibatnya, permintaan maaf dari FIFA dianggap tidak cukup untuk meredakan ketegangan yang ada.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait