Cerita Warga Banten Alami Gempa Kecil saat Erupsi Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga desa Karyawangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten mendengar dentuman keras dan merasakan gempa kecil saat Gunung Anak Krakatau (GAK) erupsi Minggu (6/9) dini hari. Lahar panas menyapu abu vulkanik menutupi halaman rumah dan jendela bergetar. Di Kota Cilegon, warga seperti Efendi mengalami mata perih akibat debu, sementara Zainatus di Kebondalem mengeluhkan abu masuk rumah membuat lantai kotor. Erupsi intensif dimulai Jumat malam (4/9) hingga Minggu dini hari, dengan amplitudo maksimum 46 mm pada pukul 03:53 WIB. Abu terbawa angin mencapai Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, hingga Bengkulu. Tujuh bandara ditutup sementara. Pemerintah imbau pakai masker dan hindari area kawah radius 3 km.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 09.53
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kepung Banten, Debu Selimuti Mobil dan Motor
Detik.com · 6 September 2026 pukul 17.31
Mobil di Parkiran Terminal 2 Soetta Berdebu Imbas Erupsi Anak Krakatau
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.26
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Selimuti Jabar, Ini Imbauan BPBD
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 16.09
Erupsi Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Ditutup hingga 18.00 WIB
Berita terkait
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi, Berikut Daftar Lengkapnya
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 15.00
Badan Geologi Ungkap Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi
Detik.com · 6 September 2026 pukul 14.26
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyelimuti Rumah Warga Ciputat Siang Ini
Detik.com · 6 September 2026 pukul 13.25
Menkes Ingatkan Bahaya Abu Anak Krakatau, Warga Diminta Tetap di Rumah
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 13.21