Menkes Ingatkan Bahaya Abu Anak Krakatau, Warga Diminta Tetap di Rumah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk tetap di rumah guna menghindari paparan abu vulkanik yang berpotensi menyebabkan masalah pernapasan, mata, dan kulit. Ia menyatakan bahwa jika harus keluar rumah, penggunaan masker wajib. Pemerintah telah menyediakan alat medis seperti nebulizer, oksigen konsentrator, salep kuli, dan obat tetes mata di puskesmas untuk menangani keluhan medis. Selain itu, konek pelabuhan, bandara, dan jalan utama diakui terdampak abu dengan tebal mencapai 50.000 kaki, mempengaruhi 3 kabupaten dan 15 kecamatan. Kemenkes menekankan pentingnya protokol kesehatan selama abu masih dipantau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 10.44
Waspada Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Cara Melindungi Diri
Detik.com · 6 September 2026 pukul 14.21
Polisi di Bogor Bagi-bagi Masker Antisipasi Dampak Abu Erupsi Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 14.05
Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Bogor Bagikan Masker
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.05
Menkes Minta Warga Tidak Panik dan Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau
Berita terkait
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyelimuti Rumah Warga Ciputat Siang Ini
Detik.com · 6 September 2026 pukul 13.25
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Kesehatan, Menkes Minta Warga Tak Panik
JawaPos · 6 September 2026 pukul 13.00
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Turun di Cianjur, BPBD Minta Warga Waspada
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 13.00
Abu Anak Krakatau Merebak, Kemenkes Siapkan Alat Kesehatan di Puskesmas
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 12.58