CFD Jakarta Dua Hari Dinilai Efektif Tekan Emisi dan Dorong Transportasi Umum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat tata kota Yayat Supriyatna mendukung perluasan Car Free Day (CFD) di Jakarta menjadi dua hari setiap akhir pekan. Kebijakan ini dinilai efektif menekan emisi karbon dan polusi udara, seperti PM2,5, serta mendorong warga mengadopsi pola hidup sehat melalui jalan kaki dan bersepeda. Yayat mencontohkan bahwa penghematan 10.000 liter bahan bakar saat CFD dapat mengurangi emisi hingga 25 ton CO2.
Selain manfaat lingkungan, CFD dua hari berpotensi menggerakkan ekonomi kerakyatan bagi pedagang kaki lima. Untuk mendukung hal ini, Yayat mengusulkan integrasi dengan transportasi umum melalui skema tarif murah, seperti Rp1 untuk MRT, LRT, dan Transjakarta pada akhir pekan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan transportasi publik dan mengembalikan semangat program Langit Biru di Jakarta.
Bagikan
Berita terkait
Warga Dukung Wacana CFD Jakarta Dua Kali Seminggu untuk Olahraga
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.00
Antisipasi Polusi Udara dan El Nino, Pramono Ajak Warga Jakarta Naik Transportasi Umum
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.00
Rudy Mas'ud Ungkap Anak Sekolah di Kaltim Masih Diliburkan
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.51
Badan Perlindungan Lingkungan AS Cabut Aturan Emisi Pembangkit Listrik Era Biden
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.46