Chaos! Pelajar Demo Massal, Rusuh dengan Polisi-5.000 Orang Ditangkap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Demonstrasi massal pelajar di Prancis semakin kasar, dengan bentrokan antara siswa sekolah menengah dan polisi antihuru-hara di beberapa kota seperti Strasbourg, Marseille, dan Rennes. Akibatnya, pemerintah mencatat sekitar 5.000 orang ditangkap sejak Senin, mayoritas di antaranya remaja. Sekitar 400 sekolah menengah, atau sekitar satu dari sepuluh, ditutup akibat situasi keamanan yang tidak stabil. Menteri Pendidikan Edouard Geffray melaporkan 65 tenaga pendidikan terluka, termasuk 40 kepala sekolah. Pemerintah mengusulkan kenaikan anggaran pendidikan sebesar 1,7% hingga mencapai 65,53 miliar euro dalam rancangan anggaran 2027, yang dinilai tidak cukup oleh para pelajar dan guru yang menuntut investasi lebih besar untuk memperbaiki kondisi kelas, gaji guru, dan fasilitas sekolah.
Bagikan
Berita terkait
Hampir 80 orang terluka akibat aksi unjuk rasa pelajar di Prancis
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 22.46
Polisi Amankan Pelajar Pelaku Bully Temannya hingga Pingsan di Irigasi Grobogan
kumparan · 19 September 2026 pukul 21.01
Negara-negara Eropa Ketar-ketir, Macron Akui Serangan Hibrida Rusia Makin Intensif
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 18.30
OTT di Hotel Duta Palembang, Polisi Sita Rp 251 Juta dari Oknum Disdik Banyuasin, Ada PPPK
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 02.30