Negara-negara Eropa Ketar-ketir, Macron Akui Serangan Hibrida Rusia Makin Intensif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan bahwa serangan hibrida Rusia terhadap Eropa semakin intens. Ia memerintahkan pembuatan rencana perlindungan infrastruktur penting dan fasilitas industri pertahanan. Prancis menjadi sasaran serangan hibrida dalam beberapa minggu terakhir. Beberapa pemimpin Eropa khawatir Rusia sedang menguji komitmen dukungan mereka terhadap Ukraina. Serangan hibrida meliputi siber, sabotase, dan disinformasi. Macron juga menyebut serangan drone di bandara Leipzig, Jerman, serta ancaman serangan drone dan rudal di Polandia oleh Rusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 September 2026 pukul 23.35
Operasi Bayangan Rusia 'Hantui' Eropa, Presiden Prancis Perketat Keamanan
Berita terkait
Rusia Geram Prancis Buka Payung Nuklir untuk Negara Eropa
Detik.com · 16 September 2026 pukul 02.01
Hungaria Usir 10 Diplomatnya, Rusia Ancam Pembalasan!
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.40
Buntut Serangan di Leipzig, Prancis Dukung Jerman soal Sanksi untuk Rusia
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 21.09
Jerman Sebut Rusia Bertanggung Jawab atas Upaya Serangan Drone
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.40