China Diam-Diam Kuasai Cadangan Minyak Dunia, Buat Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China membangun cadangan minyak terbesar di dunia, mencapai 1,4 miliar barel (setara 120 hari impor), lebih besar dari AS sebesar 600 juta barel. Kebangunan ini dilakukan selama bertahun-tahun untuk mengurangi ketergantungan impor minyak, yang sebagian besar transit melalui Selat Malaka, titik rawan yang bisa diblokir AS dalam konflik. Dalam krisis Iran, China memanfaatkan cadangan untuk menahan lonjangan harga minyak dengan menurunkan impor 23% pada Maret-Juli 2026. Strategi ini juga mencakup pembatasan ekspor minyak, menyebabkan penurunan drastis ekspor bensin (93% Q2), solar, dan bahan bakar jet. Sementara itu, China mempercepat transisi energi terbarukan, dengan 40% pembangkit listrik dan 50% mobil baru berbasis energi bersih. Namun, kebijakan ini menimbulkan biaya ekonomi, seperti penurunan produksi industri 90% pada Q2 2024 akibat harga minyak tinggi dan permintaan menurun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 08.49
Tunggu Komitmen AS, Iran dan Oman Sepakati Rute Pelayaran Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 23.13
Merembet ke Tiongkok, Trump Ancam Bank China yang Kerja Sama dengan Iran
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 21.07
Meta Hapus Jaringan Akun Iran yang Gunakan AI untuk Intervensi Politik AS
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 15.31
Pentagon Ungkap Ada 50.000 Tentara AS di Timur Tengah
Berita terkait
Trump Mau "Tembak" 5 Negara Ini Buat Hancurkan Iran, Ada RI?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.40
Iran dan China Kompak Lawan Tekanan Ekonomi AS, Sebut Strategi Lama yang Didaur Ulang
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 19.44
Iran Ancam Negara yang Ikut Sanksi AS: Akan Kami Anggap Musuh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
Sekutu AS di Asia Waspada saat Trump Pindahkan Aset Militer untuk Perang Lawan Iran
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 06.15