Merembet ke Tiongkok, Trump Ancam Bank China yang Kerja Sama dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi terhadap bank-bank China yang masih bekerja sama dengan Iran. Ancaman ini disampaikan pada 27 Agustus 2026, di tengah peningkatan tekanan ekonomi AS terhadap Teheran. Trump juga menyatakan bahwa tidak selalu perlu mengumumkan setiap kebijakan pemerintah AS.
Kebijakan ini sejalan dengan peluncuran Operation Economic Outcast oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin. Operasi ini bertujuan mengisolasi Iran secara ekonomi dan memblokir sumber pendapatan yang dapat digunakan Iran untuk mendanai aktivitasnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Washington untuk memperbesar tekanan keuangan terhadap Teheran setelah konflik bersenjata yang dimulai pada 28 Februari 2026.
Pemerintah Iran merespons dengan surat dari Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi ke PBB, yang mendesak negara-negara untuk mengecam tindakan pemaksaan ekonomi AS. Meskipun kesepakatan damai sementara ditandatangani pada Juni 2026, konflik tidak selesai dan AS terus mempertahankan tekanan melalui jalur ekonomi dan keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 20.00
Gawat! Trump Ancam Sanksi Bank China Jelang Xi Jinping ke AS
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.55
"Duri dalam Daging" AS Taklukkan Iran: China
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 11.02
Harga Minyak Dunia Turun ke US$89, Putus Tren Kenaikan Dua Pekan
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.50
Sikap Trump Berubah Drastis di Perang Iran, Ada Apa?
Berita terkait
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05
Tingkatkan Tekanan, AS Deklarasikan 'Economic D-Day' terhadap Iran
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.45
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Menlu Iran Balas Ancaman Ekonomi Trump: Kebijakan Gagal, AS Akan Kalah
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 07.55