Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

China Ingin Bikin Jet Tempur Siluman F-35 dan F-22 AS Tak Berguna di Indo-Pasifik, Begini Caranya

China sedang mengembangkan kendaraan luncur hipersonik (HGV) yang diluncurkan dari rudal DF-17 untuk menargetkan aset militer AS seperti pesawat tanker pengisi bahan bakar, AWACS, dan pesawat elektronik perang (EW) di kawasan Indo-Pasifik. Dengan jangkauan sekitar 2.400 kilometer, HGV ini dapat mencapai pesawat yang beroperasi dari Guam, yang berjarak sekitar 3.090 kilometer dari Shanghai. Jika klaim ini akurat, China akan menjadi satu-satunya negara yang mengoperasikan HGV dengan kemampuan serangan udara-ke-udara.

Teknologi siluman F-35 dan F-22 AS dianggap tidak efektif di Indo-Pasifik tanpa dukungan armada tanker AS. Pesawat tanker adalah kunci proyksi kekuatan global karena memungkinkan jet tempur mengoperasikan di luar pangkalan dengan jangkauan terbatas sekitar 700 mil laut. Tanpa tanker, jet-jet siluman AS kehilangan kemampuan mereka untuk menembus wilayah udara lawan secara efektif.

Namun, seorang pakar Angkatan Udara India menyatakan bahwa klaim China belum sepenuhnya terverifikasi. Meskipun kemajuan teknologi hipersonik nyata, transisi dari uji coba pada 2021 ke kemampuan operasional penuh masih membutuhkan waktu dan bukti lebih lanjut.

Berita terkait