Daerah Ini Jadi Pusat Pemurnian Mineral Tembaga Terbesar di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) menyelesaikan pabrik pemurnian tembaga dan emas terintegrasi satu jalur (single line) terbesar di dunia di Gresik, Jawa Timur. Fasilitas smelter Manyar ini memiliki kapasitas mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun serta menghasilkan 600.000-700.000 katoda tembaga. Dengan menambah smelter lama yang dikelola PT Smelting, total kapasitas PTFI di Gresik mencapai 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun, atau sekitar 1 juta ton katoda tembaga, 50 ton emas, dan 200 ton perak. Proyek dengan investasi US$ 3,7 miliar (Rp 58 triliun) dijalankan penuh dalam 100 hektar di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE. Smelter Manyar dijadwalkan beroperasi kembali dalam 1-2 minggu ke depan setelah pemulihan tambang Grasberg Block Cave yang sempat hentikan operasional September 2025. Pada akhir 2026, PTFI target produksi tembaga 800 juta pon dan emas 700.000 ons, dengan kontribusi keuangan negara Rp 47 triliun dan harapan mencapai lebih dari Rp 100 triliun pada penuh operasional. Pemulihan tambang GBC masih menantang karena memindahkan 800.000 ton material lumpur basah serta memodifikasi peralatan karena bijih lebih basah. Pada 2027, kapasitas produksi diproyeksikan mencapai 75% pada semester pertama dan mendekati penuh pada akhir tahun.
Bagikan
Berita terkait
Bos Freeport Ungkap Karyawan Ketakutan Usai Konvoi Ditembaki
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 20.30
Gak Main-Main, Tambang Tembaga RI Ini Jadi Barometer Dunia!
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.00
Video: Tony Wenas dan Kontribusi Freeport Indonesia Bagi Ekonomi Bangsa
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.15
Freeport Punya Proyek Tambang Baru, Bisa Produksikan 6 Juta Ons Emas
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.25