Dampak Buang Minyak Jelantah ke Got dan Cara Mengubahnya Jadi Cuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Minyak jelantah yang dibuang ke got dapur berisiko tinggi merusak lingkungan dan infrastruktur permukiman. Minyak yang mengendap dan mengeras di dalam saluran pembuangan tidak akan larut begitu saja, sehingga dapat memicu genangan air dan merusak daya resap tanah. Praktik membuang minyak jelantah sembarangan ini sering dianggap sepele oleh masyarakat, padahal dampacanya cukup serius.
Sebagai solusi, Bang Sap, seorang praktisi bisnis lingkungan dan influencer, menjelaskan bahwa minyak jelantah sebenarnya memiliki dua sisi. Jika dikelola dengan benar, minyak jelantah tidak hanya menjadi masalah, tetapi juga bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Dia menekankan bahwa minyak jelantah bukan sekadar kotoran dapur yang harus disingkirkan, melainkan sumber daya yang berpotensi untuk diubah menjadi cuan.
Dengan pengelolaan yang tepat, minyak jelantah dapat diolah menjadi produk bernilai tambah seperti bahan bakar alternatif, pakan ternak, atau bahan kosmetik. Hal ini tidak hanya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang usaha bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, untuk mendapatkan pendapatan tambahan.
Bagikan
Berita terkait
Biosirkular Perkuat Ekosistem Pengelolaan Minyak Jelantah Berbasis Masyarakat di Jateng
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 21.19
Gandeng Pandawara Group, AASI Gelar Sharia Community Responsibility 2026
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 23.38
Kementrans Gaet Undip & TUM Jerman Rumuskan Penataan Kawasan Tanjung Banon
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 21.06
PeHR Apresiasi Komjen Herimen: Terima Kasih atas Warisan Green Policing
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 19.51