Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Dorong Investasi Berkualitas dan Transformasi BUMN

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mendorong investasi berkualitas dan mempercepat transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung akselerasi ekonomi nasional. Realisasi investasi nasional pada semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2% dibandingkan periode sebelumnya. CEO Danantara dan Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani menekankan bahwa investasi harus dinilai tidak hanya dari nilai penanaman modal, tetapi juga dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Dalam prosesnya, pemerintah melakukan streamlining terhadap sekitar 1.074 perusahaan BUMN melalui divestasi, merger, likuidasi, dan konsolidasi vertikal. Hingga kini, sekitar 260 perusahaan telah ditutup, dengan target akhir 2026 adalah menurunkan jumlah BUMN menjadi sekitar 200 perusahaan. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan optimalisasi aset BUMN. Rosan menegaskan bahwa setiap rupiah investasi harus menciptakan lapangan pekerjaan yang baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah menetapkan target investasi Indonesia pada 2027 sebesar Rp2.322 triliun, naik 13,8% dari target tahun 2026 yang sebesar Rp2.041 triliun. Target ini merupakan bagian dari sasaran investasi nasional periode 2025-2029 yang mencapai sekitar Rp13.032 triliun, meningkat sekitar 43% dibandingkan periode sebelumnya. BPI Danantara telah merealisasikan investasi senilai Rp225 triliun melalui 26 proyek strategis di sektor mineral, energi, pertanian, dan komoditas perkebunan, termasuk pengolahan alumina, bioavtur, bioetanol, dan fasilitas kilang gasoline. Proyek-proyek ini dipantau secara real-time melalui sistem dashboard untuk memastikan pelaksanaan sesuai target.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait