OJK Sebut Danantara Siap Bantu Dapen BUMN yang Bermasalah Kelola Investasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OJK mengungkapkan bahwa sejumlah Dana Pensiun (Dapen) BUMN mengalami masalah kekurangan dana akibat pembubaran pendiri atau kesulitan keuangan perusahaan induk. Kondisi ini berpotensi menghambat pemenuhan kewajiban pembayaran kepada peserta dalam jangka panjang, meskipun secara aktuaria kewajiban jangka pendek saat ini masih mampu terpenuhi.
Untuk mengatasi hal tersebut, Danantara bersama BP BUMN akan membantu pengelolaan investasi Dapen BUMN yang bermasalah dengan mempertimbangkan kecukupan likuiditas masing-masing. OJK berkomitmen terus memonitor situasi ini guna memastikan aset, yang mayoritas berupa fixed asset, dapat dikelola dengan baik untuk membayar kewajiban peserta yang jatuh tempo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.57
Danantara Turun Tangan Atasi Dana Pensiun BUMN yang Bermasalah
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 16.48
OJK pastikan dana pensiun BUMN bisa penuhi kewajiban jangka pendek
Detik.com · 25 September 2026 pukul 14.06
Disebut Danantara Jadi PR Besar, Begini Kondisi Dana Pensiun BUMN
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 21.57
OJK sebut inklusi dana pensiun baru capai 5,10 persen
Berita terkait
Bom Waktu Dapen BUMN, Pos Indonesia Kurang Rp4 Triliun
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.35
Danantara Siapkan BUMN Tekstil Baru, Bakal Gandeng Perusahaan Eksisting
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 19.34
Ditanya Nasib BUMN Tekstil, Bos Danantara Bilang Sudah Ada Kesepakatan
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.35
Jadi Kesalahan, Purbaya Dinilai Masih Menganggap BUMN Sebagai Sapi Perah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.49