Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Danantara: GRC Harus Jadi Strategic Enabler Perusahaan

BPI Danantara menekankan bahwa Governance, Risk, and Compliance (GRC) harus bertransformasi dari sekadar fungsi kepatuhan menjadi penggerak strategis (strategic enabler) untuk menciptakan nilai perusahaan yang berkelanjutan. Implementasi GRC yang efektif memungkinkan pemimpin mengambil risiko terukur, melindungi investasi, dan meningkatkan eksekusi bisnis melalui pendekatan continuous assurance yang didukung data real-time, otomatisasi, serta integrasi teknologi, proses, dan budaya.

Ketua Umum KNKG, Mardiasmo, menambahkan bahwa penguatan tata kelola kini berfokus pada empat pilar utama: Perilaku Beretika, Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan (ETAK). Perusahaan didorong untuk mengintegrasikan aspek ESG ke dalam DNA bisnis inti dan memanfaatkan Intelligent GRC untuk menyeimbangkan kepatuhan dengan akselerasi bisnis. Selain itu, pemanfaatan AI dalam GRC harus tetap mengedepankan pengawasan manusia dan akuntabilitas guna menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan dan ketahanan jangka panjang di pasar global.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait