Dari Y2K hingga Rok Balon, Ini Alasan Tren Fashion Lama Kembali Populer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tren fashion lama seperti motif polkadot, gaya Y2K, sepatu balet, atasan renda klasik, rok balon, dan pakaian berlapis kembali populer belakangan ini. Menurut Hany Mustikasari, Ketua Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya, fenomena ini sesuai dengan teori siklus fashion yang meliputi fase muncul, dikenalkan, populer, surut, hingga dilupakan.
Setiap tren memiliki durasi berbeda untuk melewati seluruh fase tersebut. Dalam siklus normal, tren fashion biasanya kembali populer 15 hingga 30 tahun setelah masa kejayaannya. Kembalinya tren dipicu oleh rasa nostalgia dari generasi yang pernah merasakan popularitasnya, sekaligus rasa penasaran generasi muda yang belum pernah mengalaminya.
Industri fashion kemudian memanfaatkan kondisi ini dengan menghadirkan kembali produk yang mengadaptasi tren masa lalu sesuai selera konsumen saat ini, sehingga tren lama dapat kembali relevan di pasar modern.
Bagikan
Berita terkait
Mau Nonton Zulhas-Marshel,Pelajar Ramaikan Lampung Financial Festival
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.08
Ditjen Pajak Sosialisasikan Taat Bayar Pajak Kepada Pelajar SD
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 22.00
Jangan Hanya Jadi Penonton, Generasi Muda Perlu Berkembang Tentukan Masa Depan Bangsa
JawaPos · 4 September 2026 pukul 21.30
LPS Beberkan Rumus Kelola Gaji Generasi Muda
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 19.45