Day Trading Makin Diminati, Trader Ritel Dituntut Jeli Baca Peluang Pasar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Day trading menjadi aktivitas membuka dan menutup posisi pada hari yang sama dengan menggunakan timeframe pendek untuk mencari peluang jangka pendek. Trader ritel membutuhkan pengetahuan pasar, strategi, manajemen risiko, dan teknologi karena peluang transaksi dapat muncul atau menghilang dalam hitungan detik. Broker CFD Elev8 menyebut pasar likuiditas tinggi seperti mata uang utama, saham besar, dan futures indeks menjadi pilihan karena spread bid-ask sempit dan biaya transaksi rendah. Namun, trader harus memperhitungkan komisi, biaya bursa, dan slippage yang dapat mengurangi keuntungan. Misalnya, transaksi 1.000 saham dengan keuntungan kotor USD 1.000 dapat menyisakan kurang dari USD 800 setelah biaya. Manajemen risiko kritis karena kerugian 10 persen membutuhkan keuntungan 11,1 persen untuk pulih, sedangkan kerugian 50 persen butuh keuntungan 100 persen.
Bagikan
Berita terkait
4 Prinsip Day Trading Saham yang Jarang Dibahas untuk Pemula
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 13.19
Askrindo Angkat R Mahelan Prabantarikso Jadi Direktur Utama
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.28
Biayai KDMP dan MBG, OJK Minta Bank Himbara Perkuat Manajemen Risiko
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 16.19
Kasus KPR Fiktif BTN, OJK: Pengelolaan Kredit Jadi Concern Pengawasan
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 15.47