Dedi Mulyadi Ungkap Jaringan Begal di Jabar Mayoritas dari Lampung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa mayoritas pelaku begal yang ditangkap di Jawa Barat merupakan bagian dari jaringan yang berasal dari Lampung. Pernyataan ini disampaikan berdasarkan koordinasi dengan jajaran kepolisian terkait penanganan kejahatan jalanan di wilayah tersebut. Dedi menegaskan bahwa pelaku kejahatan tidak seluruhnya warga lokal, tetapi juga berasal dari luar daerah yang tergabung dalam jaringan kriminal.
Di sisi lain, Dedi mengklaim bahwa angka kejahatan jalanan, termasuk kasus begal, menunjukkan tren penurunan berdasarkan informasi dari Kapolda Jawa Barat, Irjen Pipit Rismanto. Untuk mendorong partisipasi masyarakat, ia mengumumkan pemberian hadiah bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal, jambret, pencopet, atau pencuri dan menyerahkannya kepada polisi dalam kondisi hidup, dengan nilai Rp 5 juta hingga Rp 50 juta. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya untuk memperkuat patroli malam, termasuk menyiagakan mobil patroli setiap malam dan Satpol PP serta Damkar di titik strategis.
Bagikan
Berita terkait
Pemprov Jabar Siaran Perdana Bursa Kerja Secara Live Lewat Tiktok KDM
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.55
Kas Jabar Terancam Defisit, Dedi Mulyadi Ogah Buru-buru Pinjam Rp3,4 T: Nanti Warga Rugi Bayar Bunga
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 10.07
Dedi Mulyadi Soal Kemungkinannya Tinggalkan Gerindra Demi PSI: Itu Bukan Tidak Benar
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 00.20
Gerindra Jabar Buka Suara soal Rumor Dedi Mulyadi Bakal Pindah ke PSI
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.55