Kas Jabar Terancam Defisit, Dedi Mulyadi Ogah Buru-buru Pinjam Rp3,4 T: Nanti Warga Rugi Bayar Bunga
Warta Ekonomi± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menolak mencairkan pinjaman daerah Rp3,4 triliun secara darurat meski proyeksi defisit APBD 2026 mencapai Rp5,7 triliun. Ia meminta penghitungan kemampuan kas daerah, belanja wajib, dan proyek terikat kontrak terlebih dahulu untuk menghindari korban bunga bagi warga. Pemerintah menunggu penerimaan DBH pemerintah pusat (Rp3,2 triliun) sebelum memutuskan pinjaman, dengan fokus pada pembayaran gaji pegawai dan operasional pelayaran publik.
Bagikan
Berita terkait
APBD Jabar Diproyeksi Defisit Rp5,7 Triliun, Dedi Mulyadi Sebut Pusat Belum juga Cairkan DBH
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 09.41
Dedi Mulyadi Soal Kemungkinannya Tinggalkan Gerindra Demi PSI: Itu Bukan Tidak Benar
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 00.20
Gerindra Jabar Buka Suara soal Rumor Dedi Mulyadi Bakal Pindah ke PSI
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.55
Dedi Mulyadi Sindir Sosok Feodalistik: Penjajah Emang Kejam, Tapi Sikap Menjajah Bangsa Sendiri...
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 02.40