Demokrat Dorong MBG Menjangkau Daerah 3T untuk Percepat Penanganan Stunting
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani mendorong agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperluas ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Indonesia Timur, untuk mempercepat penanganan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tutik menekankan pentingnya perbaikan tata kelola agar program tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar mencapai masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menyatakan bahwa pendanaan MBG harus disesuaikan tanpa mengurangi alokasi anggaran pendidikan yang ditetapkan sebesar 20 persen sesuai undang-undang.
Di sisi lain, Tutik menyoroti masalah pengangguran lulusan SMK dan mendorong generasi muda untuk memanfaatkan program pelatihan dan magang dari Kementerian Ketenagakerjaan, seperti Magang Hub, agar keterampilan mereka sesuai dengan kebutuhan industri. Ia juga mengajak generasi muda agar lebih produktif dalam menggunakan teknologi, khususnya untuk mencari informasi seputar pendidikan, pelatihan, dan lapangan pekerjaan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan komitmen penerapan kebijakan zero tolerance terhadap insiden keamanan pangan dalam program MBG. BGN juga menyiapkan skema khusus untuk anak-anak di daerah rawan konflik melalui rumah ibadah. Presiden Prabowo Subianto turun langsung untuk meninjau pelaksanaan MBG di sekolah dan menekankan komitmen pemerintah dalam mendukung program ini.
Bagikan
Berita terkait
Luhut Minta Bos BGN Benahi Tata Kelola MBG pasca 1.300 SPPG Ditutup
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.43
Luhut Telepon Prabowo, Ceritakan Dapur MBG Harus Fokus ke Daerah 3T
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 10.28
Bertemu Kepala BGN, Luhut Minta MBG Dibenahi Total!
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.49
Menko Pangan Minta MBG di Wilayah 3T Tetap Penuhi Standar Gizi
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.04