Demokrat Sebut Pidato AHY Soal Kekuasaan sebagai Pembelajaran Demokrasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341499/original/030520000_1788646347-94053.jpg)
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentang kekuasaan tidak berlangsung selamanya sebagai sinyal persiapan maju dalam Pilpres 2029. Dede Yusuf Macan Effendi (Wakil Ketua DPP Demokrat) menilai pernyataan AHY sebagai pembelajaran politik bagi kader mengenai prinsip demokrasi dan periodisasi kekuasaan lima tahun. Ia menekankan bahwa pesan tersebut bertujuan mengingatkan kader untuk bekerja sesuai amanah rakyat. Dede juga menyatakan bahwa pembicaraan Pilpres 2029 masih terlalu jauh, karena Demokrat masih fokus pada revisi Undang-Undang Pemilu. Herzaky Mahendra (Kepala Bakomstra Demokrat) menegaskan bahwa pidato AHY justru menekankan tanggung jawab penggunaan kekuasaan untuk melayani rakyat, bukan spekulasi soal calon presiden.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 14.56
Demokrat Bantah Pidato AHY Sinyal Maju Pilpres 2029: Tafsirnya Terlalu Jauh
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 22.00
AHY: Kita Patut Belajar dari 10 Tahun Pemerintahan SBY
Detik.com · 8 September 2026 pukul 08.19
Demokrat Tegaskan Pidato AHY soal Kekuasaan Tak Terkait Pilpres 2029
kumparan · 7 September 2026 pukul 19.49
Golkar soal AHY Singgung Kekuasaan: Sinyal Kuat Jadi Contender di Pilpres
Berita terkait
AHY Minta TNI-Polri Netral dalam Momentum Pemilu
JawaPos · 5 September 2026 pukul 23.46
Doli Golkar Melihat Poros Solo dan Cikeas Bergerak Menyambut Pilpres 2029
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 14.53
AHY Sindir Penguasa Suka Setting Pemilu Lewat Polisi hingga ASN: Mesti Belajar dari SBY
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 08.04
AHY Ingatkan Penguasa Bahwa Kekuasaan Punya Batas Waktu: Jangan Halang-halangi Hak Rakyat untuk...
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 07.58