Desa Adat Sade, sebelum dan sesudah api
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Desa Adat Sade, sebuah perkampungan adat Sasak berusia sekitar 600 tahun di Kabupaten Lombok Tengah, sempat ramai dikunjungi wisatawan pada Minggu, 9 Agustus 2026. Para pemandu wisata mengenakan sapuk tradisional, sementara warga perempuan masih tekun menenun kain dengan teknik 'nyesek' yang menjadi bagian penting budaya dan penanda kedewasaan. Kampung ini menjadi salah satu wajah pariwisata budaya Lombok, dengan rumah tradisional, kain tenun, bahasa, dan tradisi yang masih dilestarikan. Namun, 13 hari kemudian, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sebuah kebakaran menghancurkan sebagian besar perkampungan. Api cepat menjalar karena atap rumah tradisional dari bahan mudah terbakar, menyebabkan banyak kain tenun, barang berharga, dan dokumen hilang terbakar. Warga yang kebetulan terjaga terpaksa menyelamatkan barang yang bisa dibawa, sementara sebagian besar struktur dan warisan budaya pun terbakar habis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.20
NTB Dorong Mitigasi Kebakaran di Seluruh Desa Adat Pascakebakaran Sade
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.08
Mengenal Desa Adat Sade: Penjaga Tradisi Suku Sasak
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 11.50
Pemprov NTB Bakal Bangun Lagi Ratusan Rumah Desa Adat Sade yang Hangus
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 11.29
Pemprov NTB Bakal Rekonstruksi 129 Rumah Desa Adat Sade yang Terbakar
Berita terkait
Kebakaran Landa Desa Adat Sade di Lombok NTB, Ratusan Rumah Hangus
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 06.55
Pimpinan DPR Cek Kebakaran Desa Adat Sade, Koordinasi Agar Segera Revitalisasi
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 19.15
DPRD NTB Dorong Revitalisasi Rumah Adat Sade usai Kebakaran
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.50
Pimpinan DPR Tinjau Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade, Serahkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 17.34