Detik-Detik Sopir Travel Ditembak di Wamena, Pelaku Diduga OPM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349791/original/079658900_1789544474-ca60a9ac-3d2d-430e-88ec-87f2bd03a9a1.jpg)
Seorang sopir travel bernama Aris Sanda, warga asal Toraja, tewas ditembak di jalur Wamena menuju Mbua, Papua Pegunungan. Kejadian terjadi Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIT di sekitar pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya. Menurut Koops TNI Habema, rombongan kendaraan yang dilayaniannya dihentikan oleh sekelompok orang bersenenjata. Para penumpang diperiksa dan Aris pun dibawa terpisah ke arah Danau Habema. Tim TNI kemudian menemukan kendaraannya dalam keadaan terbakar beserta jenazahnya. Evakuasi jenazah sedang dilakukan sesuai prosedur, sementara kronologi kejadian masih diselidiki dan saksi dimintai keterangan. Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menyatakan pihaknya akan menangani kelompok bersenenjata yang diduga terlibat, termasuk pengejaran dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa orang yang membantu kehidupan masyarakat seharusnya dapat bekerja dengan aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 13.18
Sopir Travel yang Ditembak Mati KKB di Wamena Ditemukan dalam Mobil Terbakar
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.21
TNI Sebut OPM Bakar Sopir Lajuran dan Mobilnya di Papua
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.30
Ini Harapan Tito kepada Polri, TNI, dan Intelijen usai 3 ASN Ditembak Mati di Jayawijaya
Berita terkait
Korban Penembakan di Papua Pekerja Pertanian, Bukan Intel Tentara
JawaPos · 11 September 2026 pukul 18.45
TNI Temukan 21.400 Pohon Ganja di Ladang Papua, Diduga Milik OPM
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.51
TNI sita 21.400 batang ganja diduga milik OPM
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 15.43
Kogabwilhan III Musnahkan 1.347 Batang Ganja di Papua Pegunungan: Ditanam OPM
kumparan · 9 September 2026 pukul 11.02