Korban Penembakan di Papua Pekerja Pertanian, Bukan Intel Tentara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KSAD TNI Maruli Simanjuntak memastikan tiga korban penembakan di Jayawijaya pada 9 September 2024 bukan intelijen tentara. Ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, termasuk seorang anak muda berusia 24 tahun yang baru mulai bekerja. Maruli menyatakan OPM sering mengeluarkan isu palsu bahwa korban sipil adalah tentara untuk menutupi serangan terhadap warga non-komandan. Jenazah para korban dikembalikan ke kampung halaman masing-masing pada 11 September 2024 melalui proses penerbangan panjang dari Wamena melalui beberapa kota. TNI menekankan pentingnya verifikasi langsung terhadap klaim OPM dan mengajak publik memeriksa latar belakang korban secara transparan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.51
TNI Temukan 21.400 Pohon Ganja di Ladang Papua, Diduga Milik OPM
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 15.43
TNI sita 21.400 batang ganja diduga milik OPM
Detik.com · 11 September 2026 pukul 19.01
Komisi I DPR: Penembakan 3 Pegawai Pemkab Jayawijaya Sangat Keji
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 18.53
2 Penembak ASN di Papua Diduga Pernah Terlibat Kasus Pilot Susi Air
Berita terkait
Kogabwilhan III Musnahkan 1.347 Batang Ganja di Papua Pegunungan: Ditanam OPM
kumparan · 9 September 2026 pukul 11.02
Tokoh Papua Dukung TNI-Polri Tindak Tegas OPM dan KNPB
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.23
Kisah Ibu Pemberani Tolak Anak Disandera KKB, Berakhir Dibuang ke Jurang
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 23.17
Koops TNI Habema Amankan Senjata yang Diduga Milik OPM
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.05