Di Balik Ambisi China Pekerjakan Jutaan Robot di Pabrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China sedang mengakselerasi revolusi robotisasi di sektor manufaktur dengan lebih dari dua juta robot industri yang telah beroperasi di pabrik-pabriknya, menjadikannya negara dengan jumlah terbanyak di dunia. Langkah ini mendukung ambisi Presiden Xi Jinping untuk menguasai inovasi global melalui investasi senilai US$20 miliar. Program ini bertujuan mengatasi penurunan tenaga kerja akibat penuaan penduduk dan proyeksi kehilangan 60 juta pekerja dalam satu dekade ke depan. Di pabrik-pabrik seperti CRP Technology di Chengdu, robot dan manusia bekerja berdampingan, sementara generasi muda dilatih di institusi seperti Institut Teknik Hangzhou untuk menguasai AI dan robotika. Namun, transisi cepat ini menimbulkan ketidakpastian bagi 120 juta pekerja sektor manufaktur yang berisiko kehilangan pekerjaan. Meskipun China unggul dalam produksi komponen robot, AS masih mendominasi pengembangan AI untuk pemrograman robot. Tantangan ekonomi seperti krisis properti dan utang pemerintah daerah tetap menghambat pertumbuhan, sementara dampak sosial otomatisasi belum sepenuhnya terukur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 15.09
Indonesia Punya Ekosistem AI Sendiri, Domain .ai.id Dibuka untuk Publik
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 14.45
Dari Cilacap, AI Bantu Nelayan "Membaca Laut" Sebelum Berlayar
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 13.18
AI Bantu Nelayan Cilacap "Baca Laut" Sebelum Berlayar
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 23.07
Hadir di AIIF 2026, DWC Perkenalkan Perangkat AI-Ready Buatan Lokal
Berita terkait
Teknologi AI 'Iwak' Pertamina Bantu Persiapan Nelayan Cilacap Melaut
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.21
Wamenkomdigi: AI bekal wajib hadapi dinamika cara kerja era digital
ANTARA News · 29 Agustus 2026 pukul 15.34
Kemnaker Siapkan Rp4,2 T untuk Magang Nasional 2026, Sasar 150 Ribu Peserta
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 15.25
Wamenkomdigi Nezar Buka-bukaan Dampak AI ke Pekerja Indonesia: Harus Bersiap dari Sekarang
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 21.45