Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Di Balik Ambisi China Pekerjakan Jutaan Robot di Pabrik

China sedang mengakselerasi revolusi robotisasi di sektor manufaktur dengan lebih dari dua juta robot industri yang telah beroperasi di pabrik-pabriknya, menjadikannya negara dengan jumlah terbanyak di dunia. Langkah ini mendukung ambisi Presiden Xi Jinping untuk menguasai inovasi global melalui investasi senilai US$20 miliar. Program ini bertujuan mengatasi penurunan tenaga kerja akibat penuaan penduduk dan proyeksi kehilangan 60 juta pekerja dalam satu dekade ke depan. Di pabrik-pabrik seperti CRP Technology di Chengdu, robot dan manusia bekerja berdampingan, sementara generasi muda dilatih di institusi seperti Institut Teknik Hangzhou untuk menguasai AI dan robotika. Namun, transisi cepat ini menimbulkan ketidakpastian bagi 120 juta pekerja sektor manufaktur yang berisiko kehilangan pekerjaan. Meskipun China unggul dalam produksi komponen robot, AS masih mendominasi pengembangan AI untuk pemrograman robot. Tantangan ekonomi seperti krisis properti dan utang pemerintah daerah tetap menghambat pertumbuhan, sementara dampak sosial otomatisasi belum sepenuhnya terukur.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait