Di Balik Runway Jogja Fashion Week, Industri Tekstil Justru Kekurangan Talenta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di balik keindahan runway Jogja Fashion Week 2026, industri tekstil di Indonesia menghadapi kekurangan talenta. Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII) dimasukkan ke dalam acara tersebut untuk menanggapi kebutuhan tenaga ahli. Kepala Program Studi, Rina Afiani Rebia, menyatakan industri terus mencari lulusan yang menguasai material, teknologi, pengujian, dan pengelolaan produksi. Perusahaan bahkan menawarkan beasiswa sejak semester lima dengan kontrak kerja langsung setelah lulus. Dosen UII, Ahmad Satria Budiman, menjelaskan posisi yang ditawarkan meliputi supervisor, lab, dan merchandiser. Kebutuhan SDM di tingkat manajerial yang menguasai tekstil lebih besar dari jumlah lulusan yang tersedia, terutama di Jawa Tengah yang sedang berkembang. Mahasiswa mempelajari bidang seperti kimia tekstil, teknologi nano, dan tekstil fungsional, membuka kemungkinan kerja di berbagai sektor industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 20.15
Rampung Dibangun, Gedung FIB UGM Rp131 Miliar Dilengkapi PLTS dan RTH
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.15
Talenta Fesyen Indonesia Terus Didukung untuk Melaju ke Panggung Global
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 13.10
Dulu Bertani, Kini Jadi Supervisor: Perjalanan Yopanda Mengubah Nasib Lewat Industri
Berita terkait
Top 3: Lowongan Kerja Sinar Group
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.00
Jutaan Angkatan Kerja Baru Masuk, Industri Masih Kesulitan Cari Tenaga Terampil
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 15.07
Sinergi Pendidikan dan Industri, PLN UPT Cawang Buka Wawasan Siswa tentang Dunia Kerja
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 14.59
Ribuan Siswa dari Sabang-Merauke Ikuti Belajar Langsung ke Pabrik Es Krim
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 19.21