Talenta Fesyen Indonesia Terus Didukung untuk Melaju ke Panggung Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Esmod Jakarta meluncurkan Global Mobility Pathway, program pertukaran mahasiswa ke kampus jaringan Esmod di Prancis, Tokyo, Dubai, dan Seoul untuk pengalaman belajar internasional. Program ini memungkinkan mahasiswa belajar di Jakarta sebelum melanjutkan studi ke luar negeri, atau sebaliknya bagi mahasiswa internasional untuk belajar di Indonesia. Tujuannya memperluas perspektif kreatif, memahami dinamika industri global, dan membangun koneksi internasional. Esmod Jakarta, yang berdiri sejak 1996, telah meluluskan sekitar 1.000 alumni yang kini aktif di industri fashion dan kreatif, termasuk Sapto Djojokartiko, Ria Miranda, Hian Tjen, dan Yogie Pratama. Beberapa alumni seperti Beatrice Angelica dan Gabriel Marcella telah membangun kolaborasi internasional dengan desainer dari Prancis. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa membawa kembali pengetahuan dan koneksi untuk berkontribusi pada industri fashion Indonesia. Chief Marketing Officer Esmod Jakarta, Suryo Danuwinoto, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan langkah lanjutan dari perjalanan 30 tahun persiapan talenta fashion Indonesia untuk panggung global.
Bagikan
Berita terkait
Densus 88 Ajak Guru-Siswa Bedah Film Jihad Selfie, Cegah Paham Radikalisme
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.09
Wako Pekanbaru Minta Warga Melapor Jika Ijazah Tertahan karena Tunggakan
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.00
Pramono Ungkap 2 Layanan Prioritas yang Tak Boleh Terganggu
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.50
Pramono Pastikan LPDP Jakarta Tak Ganggu Anggaran Perbaikan Sekolah
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.01