Diduga Akibat Aktivitas Manusia, Penyelidikan Karhutla Gunung Bromo Diserahkan ke Aparat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan penyelidikan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, kepada aparat penegak hukum. Hal ini disampaikan saat menjawab pertanyaan terkait dugaan adanya unsur kesengajaan dalam kebakaran yang melanda Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Raja Juli menegaskan bahwa pihaknya tidak akan turunkan tangan dalam menangani kasus ini. Ia menyatakan komitmen aparat penegak hukum untuk menindak tegas pihak yang terbukti melakukan aktivitas terlarang yang memicu karhutla. "Siapa pun yang melakukan pembakaran hutan dan lahan akan mendapatkan hukuman setimpal," tegasnya.
Sebelumnya, Balai Besar TNBTS mencurigai kebakaran di Gunung Bromo diduga disebabkan oleh aktivitas manusia. Dugaan ini didasarkan pada lokasi titik awal kebakaran yang ditemukan di area Blok Bantengan, yang memiliki jalur tradisional atau jalan tembusan menghubungkan Desa Arjosari dengan Ranu Pani.
Bagikan
Berita terkait
Ranu Pani Jadi Satu-satunya Sumber Air untuk Padamkan Karhutla Gunung Bromo
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.03
Bukan Faktor Alam, TNBTS Ungkap Dugaan Karhutla Gunung Bromo Dipicu Aktivitas Manusia
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.46
Karhutla Gunung Bromo Sulit Dipadamkan, BNPB Siapkan 2 Helikopter Water Bombing
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 18.30
Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, Luas Lahan Terbakar Tembus 10 Hektare
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.02